Lidah merupakan
salah satu nikmat dari Allah. Lidah berfungsi untuk berkomunikasi antar social.
Selain untuk berbicara, lidah juga Allah ciptakan untuk mengunyah makanan,
tanpa lidah tentulah sangat sulit untuk makan dan minum. Namun, dibeberapa
manusia menggunakan lidah untuk hal yang negative dan positive. Untuk hal yang
baik adalah lidah yang digunakan dalam menyampaikan pesan, dakwah, nasihat ataupun
lain sebagainya.
Sedangkan lidah yang buruk adalah lidah yang senantiasa
menghardik, menghina, mencaci, menfitnah dan mencela teman lainnya. Orang beriman sangat memperhatikan kualitas
lidah mereka, mereka menggunakan lidah dalam berdzikir, membaca Al-Qur’an dan
bertasbih kepada Allah. Berbeda halnya dengan orang yang melanggar aturannya
Allah, mereka akan menggunakan lidah untuk ghibah, fitnah dan berkata-kata
kotor. Naudhzubillahi min dzalik
Diriwayatkan
dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, beliau bertanya kepada
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah! Siapakah kaum
muslimin yang paling baik?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda : مَنْ سَلِمَ
المُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ، وَيَدِهِ “seorang
muslim adalah seseorang yang selamat dari gangguan lisan dan tangannya”
(HR.Bukhari)
Berkata kata hal yang tidak baik
adalah hal yang wajib dibayar. Jika kita sering menggibahi orang lain,
maka nanti pasti orang lain akan menggibahi kita. Terkhusus penghafal Al-Qur’an,
hal tsb tidaklah terpuji, apabila lisan yang dipakai untuk membaca Al-Quran,
juga dipakai untuk menghina dan mencela org lain.
Allah berfirman dalam surah Al-Ahzab : 70-71 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا
اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًايُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ
ۗ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ
فَوْزًا عَظِيمًا
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada
Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki
amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Barangsiapa mentaati Allah dan
RasulNya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenengan yang besar”
Sudah saatnya kita menjaga lisan kita dari hal-hal yang keji, berkata
baik atau diam, jadikan itu motto hidupmu, agar kau selalu menjaga lisanmu
kemanapun kau pergi.
Jaga Lisanmu, Nak!
Reviewed by Cut Manda Sari
on
Februari 17, 2020
Rating:
Reviewed by Cut Manda Sari
on
Februari 17, 2020
Rating:


Tidak ada komentar: