Wahai perempuan,kamu bukanlah bawang merah



Islam adalah agama yang tunduk serta patuh kepada Allah. Allah telah mengutus Rasulullah untuk menyampaikan risalah dan petunjuk untuk menyembah kepada Allah. Dalam Islam itu sendiri banyak perempuan-perempuan inspirasi yang sudah dijamin masuk syurga oleh Allah subhanahu wa ta'ala, contohnya : Aisyah, Khadija, Maryam, Fatimah dan masih banyak lainnya. Tingkat keimanan kita mungkin memang tak akan pernah sejajar dengan mereka, apalagi sosok Aisyah yang sholihah, cantik, pintar dan berintelektual tinggi. Namun tak ada salahnya kita mencoba berlagak seperti mereka.

Mereka adalah orang orang yang senantiasa menjaga harga dirinya, menjaga kehormatannya dan bertakwa kepada Allah. Lalu, coba lihat perempuan jaman sekarang, entalah bagaimana, mereka berani mengumbarkan aurat mereka sendiri, tak ada rasa malu, foto berjajang dimana-mana, menempel ke kiri dan kanan. Apa itu yang disebut era revolusi 4.0? tidak, kita tidak berada dalam era Islamiyah, kita berada dalam Era Jahiliyah. Era dimana kekentalan islam yang dulu tidak sekental islam yang sekarang.

Wahai para muslimah, tutuplah auratmu, hanya suamimu yang berhak menikmati auratmu. Wahai suami, tidak cemburukah engkau apabila aurat istrimu dilihat oleh laki-laki lain? 

Allah berfirman dalam Al-Qur’an tentang menutup aurat dalam surah An Nur ayat 31 :
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan…]

Ayat tsb adalah dalil untuk para muslimah wajib menutup auratnya, hendaknya perempuan mengulur jilbabnya sampai kedadanya. Ciri-ciri jilbab yang sesuai dengan syariat Islam adalah :
1. Tidak transparant 
2. Tidak melekuk tubuh
3. Yang lebar dan menutupi seluruh bagian tubuh


Semoga kita selalu menjadi perempuan yang seutuhnya, yang senantiasa menjaga kehormatan untuk suami kita kelak. 

Wahai perempuan,kamu bukanlah bawang merah Wahai perempuan,kamu bukanlah bawang merah Reviewed by Cut Manda Sari on Februari 17, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Sponsor

Diberdayakan oleh Blogger.